MAKASSAR – Gubernur Sulawesi Selatan memastikan pembangunan jalan menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, akan terus berlanjut meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran. Proyek infrastruktur tersebut dinilai penting untuk membuka akses wilayah terisolasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan pemerintah provinsi sebagai respons atas kekhawatiran publik terkait kelanjutan proyek di tengah kebijakan penghematan anggaran. Gubernur Sulsel menegaskan bahwa pembangunan jalan Seko tetap menjadi prioritas karena memiliki dampak strategis bagi konektivitas daerah.
Menurut pemerintah, akses menuju Kecamatan Seko selama ini masih terbatas dan menjadi kendala utama bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik. Oleh karena itu, pembangunan jalan di wilayah tersebut dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan kawasan dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Pemprov Sulsel juga memastikan bahwa proyek ini tetap berjalan sesuai rencana yang telah disusun, meskipun dilakukan penyesuaian terhadap alokasi anggaran. Pemerintah akan mengoptimalkan penggunaan dana agar pembangunan tetap berlanjut tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
Selain itu, pemerintah daerah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran proyek. Dukungan dari pemerintah pusat dan pemangku kepentingan lainnya dinilai penting agar pembangunan infrastruktur ini dapat diselesaikan tepat waktu.
Pembangunan jalan menuju Seko tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga menjadi kunci dalam membuka keterisolasian wilayah. Dengan adanya jalan yang memadai, diharapkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan di kawasan tersebut dapat meningkat secara signifikan.
Gubernur Sulsel berharap pembangunan jalan Seko dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. Pemerintah berkomitmen untuk terus melanjutkan proyek ini hingga tuntas, sehingga konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan semakin baik dan merata.